Teluk Penyu – Menikmati Pantai Di Sekitar Hotel Prodeo ‘Nusakambangan’, Cilacap – Jawa Tengah
Kalau anda suka dengan suasana pantai, mungkin rencana untuk mengunjungi Teluk Penyu menjadi pilihan yang tepat saat anda berkunjung ke Cilacap. Bisa dikatakan kalau pantai ini menjadi tempat favorit warga Cilacap karena disana anda dapat bersantai sambil menikmati semilir angin laut yang datang menghampiri anda. Pantai ini dinamai dengan Teluk Penyu karena konon dulunya di pantai ini banyak ditemui hewan ‘imut’ dengan jumlah yang cukup banyak.
Penyu-penyu ini mampir ke pantai tersebut karena iklim dan kondisi pantai cukup mendukung untuk berkembang biak sehingga telur-telur mereka dapat menetas dengan baik dan aman karena hewan predatornya bisa dikatakan sangat sedikit. Maka, Teluk Penyu pun dipilih karena banyak penyu yang hidup dengan bebas disana.
Tetapi, karena Kabupaten Cilacap merupakan salah satu industri minyak di pulau Jawa, maka dengan semakin banyaknya kapal minyak dari Pertamina dan juga kapal nelayan yang sering hilir mudik disekitar pantai, maka penyu-penyu itu pun ‘memutuskan’ untuk pergi menuju ke pulau Lombok dan pulau Bali. Jadi sekarang, anda tidak akan bisa menemukan satu ekor penyu pun saat berwisata ke sana. Walaupun Teluk Penyu ini tidak secara langsung berhadapan dengan Samudera Hindia, namun ombaknya cukup besar.
| Ini Pintu Gerbangnya |
Adanya Pulau Nusakambangan yang ada didekatnya membuat wisatawan mempunyai banyak pilihan saat berkunjung ke pantai ini. Misalnya, dapat menyewa perahu nelayan untuk berkunjung ke Pulau Nusakambangan, atau pulau yang sering disebut dengan hotel prodeo karena dijadikan penjara para narapidana kelas kakap.
Menurut cerita orang lokal, sangatlah sulit bagi para tahanan untuk bisa meloloskan diri dari Pulau Nusakambangan karena justru nyawa sendiri yang menjadi taruhan. Jaraknya yang jauh dengan daratan dan juga ombak Samudera Hindia yang sangat tinggi bisa dipastikan membuat mereka kelelahan kalau ‘nekat’ berenang hingga ke darat.
Kalau anda penasaran dengan Teluk Penyu dan pulau Nusakambangan, anda dapat berkunjung ke sana. Tempat ini berada sekitar 2 km di sebelah timur kota Cilacap. Tempat ini juga bisa dengan mudah dijangkau dengan angkutan umum dari terminal Cilacap. Anda dapat menggunakan angkutan kota dengan tarif Rp2.500* per orang selama 15 menit.
Karena tempatnya yang mudah diakses, anda juga dapat menggunakan kendaraan pribadi, baik motor ataupun mobil kalau ingin berwisata ke Teluk Penyu. Harga tiket masuknya juga murah, yaitu Rp5.000* per orang. Dan setelah itu, anda akan bisa menikmati panorama alam pantai yang indah dengan pasir hitam yang menjadi ciri khas Teluk Penyu.
Jangkauan bentang alam pantai seluas hampir 18 hektar akan memberi suguhan yang menarik untuk anda. Anda akan bisa melakukan banyak hal disana. Seperti berenang, bermain bola, duduk-duduk menikmati dinginnya angin dari pohon kelapa yang tumbuh subur dan juga merasakan segarnya air pantai Teluk Penyu yang indah.
Dermaga yang ada disana juga sering digunakan oleh para pengunjung untuk bersantai sambil ngobrol. Pemandangan utama yang ada di depan mereka tentu saja deburan ombak yang datang silih berganti dengan buih-buih putih terus menghampiri tepian pantai.
Dan kalau anda suka memancing, anda bisa membawa peralatan dari rumah dan melakukan aksi hobi anda dalam memancing di dermaga, atau dengan menyewa kapal milik nelayan agar anda dapat memancing di tengah laut dengan tarif Rp70.000* – Rp100.000*. Namun terkadang, ada juga nelayan yang mau menurunkan tarif hingga Rp40.000* – Rp50.000*, tergantung dari kemampuan anda dalam menegosiasi sewa kapal. Ikannya pun bermacam-macam. Tetapi, kalau anda hanya ingin menikmati sea food, anda tidak perlu repot.
Ada banyak penjual ikan mentah yang berjejer disana. Anda tinggal memilih ikan kesukaan anda dan pergi ke warung makan untuk bisa menyantap menu sea food favorit anda. Tidak perlu waktu lama bagi anda untuk bisa mencicipi masakan karena koki yang ada di warung makan itu sudah sangat gesit untuk mengolah hampir semua menu sea food.
Nah, kalau anda berkunjung ke Teluk Penyu pada tanggal 1 Suro, anda akan berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung tradisi masyarakat lokal dalam ritual sedekah laut. Bisa dikatakan kalau ritual ini merupakan acara persembahan yang ditujukan untuk Penguasa Laut Selatan yaitu Nyai Roro Kidul dengan cara menghanyutkan kepala kerbau.
Tradisi tersebut terus dilakukan hingga kini sebagai wujud syukur para nelayan kepada Tuhan atas limpahan rejeki berupa hasil tangkapan ikan di laut. Kepala kerbau yang akan dilarung ke laut itu ditempatkan dalam sebuah wadah yang bernama Jolang. Dan ketika Jolang dihanyutkan, para nelayan pun beramai-ramai mengambil air laut yang ada di sekitar wadah Jolang. Selanjutnya mereka membasuh wajah dengan air laut tersebut dan berharap untuk bisa mendapatkan berkah.
Namun, ketika anda berkunjung ke Teluk Penyu pada hari biasa, mungkin pemandangan perahu nelayan dan kapal pengangkut minyak milik Pertamina menjadi pemandangan umum disana. Dan kalau anda tertarik untuk bermain layang-layang, kawasan Teluk Penyu ini juga sangat cocok karena angin yang berhembus cukup kencang sehingga dapat menaikan layang-layang anda dengan mudah. Anda tidak perlu membawanya dari rumah karena disekitar kawasan pantai terdapat banyak kios dan toko-toko yang menjual layang-layang, kaos, souvernir atau cinderamata dari kerang, serta aksesoris yang cantik dan menarik.
Setelah puas menikmati Teluk Penyu dan menikmati wisata kuliner sea food disana, ada juga paket wisata yang dapat anda nikmati saat berkunjung ke tempat ini. Karena lokasinya yang dekat dengan Benteng Pendem, dengan tiket masuk Rp5.000* per orang, maka kunjungan anda ke Teluk Penyu menjadi semakin lengkap. Dua tempat sekaligus dalam satu kali kunjung wisata. Mengasyikan, bukan? Selamat berlibur.
Keterangan * : Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar